Rahasia Menentukan Target Market untuk Bisnis Baru

Sebagai seorang entrepreneur pemula, pastinya Anda harus lebih memperhatikan strategi yang akan Anda jalankan untuk menarik konsumen. Tidak hanya konsumen yang berkunjung pada lokasi atau tempat bisnis Anda berdiri, Anda juga harus memperhitungkan konsumen yang ada di dunia maya, kemungkinan besar Anda harus berkompetisi melalui media sosial, marketplace, bahkan website.

Sebelum mengeksekusi rencana pemasaran yang telah Anda konsepkan, jangan lupa tentukan target market untuk bisnis baru Anda, siapa yang menjadi target market Anda. Semakin Anda mengetahui mereka, maka semakin cepat bisnis Anda untuk berkembang. Sebaliknya, seandainya Anda salah menilai pelanggan Anda, maka bisnis Anda bisa mengalami kegagalan di tengah jalan.

Oleh karena itu, kita diwajibkan untuk mengetahui konsumen sejak awal, sehingga bisa menolong Anda dalam menentukan strategi pemasaran yang lebih siap berkompetisi dengan para kompetitor. Lalu, apa saja yang harus dilakukan? Jangan khawatir, kali ini Rahasia Menentukan Target Market untuk Bisnis Baru yang bisa Anda terapkan saat memulai sebuah bisnis. Ketimbang penasaran, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Siapa yang Akan Loyal Pada Produk Anda?

Apa saja produk atau layanan yang Anda tawarkan kepada pelanggan? Untuk mencari tahu siapa pelanggan potensial, Anda juga harus mengetaui masalah yang bisa diselesaikan oleh produk atau layanan yang Anda tawarkan dan adakah orang atau konsumen yang loyal? Jika ada, siapa orangnya. Sebaliknya jika tidak ada, Anda harus menerima kondisi tersebut dikarenakan mungkin gagasan bisnis Anda belum bisa diterima oleh masyarakat global untuk saat ini.

Jangan Berasumsi Sendiri

Anda kemungkinan merasa sudah mengenal calon pelanggan Anda. Tapi usahakan jangan menilai target market Anda berdasarkan asumsi pribadi saja. Apa yang Anda pikirkan belum tentu sama dengan pemikiran pelanggan Anda. Sebaiknya Anda bertanya langsung kepada pelanggan supaya Anda bisa benar-benar mengetahui mereka secara pasti mengenai apa yang diinginkan.

Survei Pelanggan

Sikap optimis bisa menjebak Anda dalam memperluas target market Anda. Padahal, prakteknya orang yang memerlukan produk atau layanan Anda tidak sesuai dengan asumsi Anda. Untuk itu, lebih baik Anda melakukan survei lapangan untuk mencari tahu secara langsung kondii pasar saat ini. Riset akan memberikan Anda data-data yang lebih akurat dan bermanfaat dalam menganalisa kebutuhan konsumen.

Tanyakan Pada Orang Sekitar

Anda bisa menanyakan pendapat orang-orang disekitar Anda. Minta kritik dan saran dari mereka mengenai produk dan layanan Anda. Mereka bisa berbicara jujur mengenai bisnis Anda untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan target market Anda. Hal ini tidak memerlukan biaya, karena bisa Anda kerjakan sendiri dengan mendatangi mereka atau door to door pada lingkungan sekitar.

Amati Kompetitor

Anda dapat menilai target market dengan meneliti kompetitor yang telah mengawali usahanya lebih dulu. Anda dapat mempelajari cara kompetitor dalam memasarkan produk atau jasanya. Anda dapat melihat kelebihan dan kekurangan kompetitor. Hal tersebut akan banyak membantu Anda dalam menentukan strategi yang berbeda dari competitor untuk menarik para pelanggan.

Uji Coba Pemasaran

Sebelum Anda mengenalkan bisnis Anda secara resmi, usahakan Anda melakukan uji coba pemasaran. Caranya dengan menawarkan produk Anda pada konsumen. Anda akan melohat siapa saja orang yang tertarik dan tidak tertarik dengan bisnis Anda. Ini akan membuka wawasan Anda untuk bahan mengevaluasi target market dan harga jual produk Anda.

Apakah Target Pasar Bisnis Anda Bisa Diperluas?

Anda harus menyiapkan diri untuk memperluas bisnis Anda dari awal. Anda perlu mencari tahu apakah ada ruang untuk memperluas target market Anda ke depannya. Apakah bisnis Anda hanya dipasarkan secara online, atau butuh ada toko fisiknya? Apakah bisnis terebut hanya untuk pelanggan lokal atau nantinya bisa menembus pasar global? Pertanyaan tersebut akan membantu Anda dalam memprediksi sejauh mana bisnis Anda bisa berkembang.

Pastikan Anda mengikuti beberapa poin penting di atas sebagai referensi saat hendak membuka bisnis baru atau Anda akan mengawali bisnis perdana Anda. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.